Arbitrage : review film dari sisi auditing

MV5BODU5ODYyNzM1MF5BMl5BanBnXkFtZTcwNDEwNTQwOA@@._V1_SX214_AL_

Director and Writer : Nicholas Jarecki

Star : Richard Gere, Susan Sarandon, Brit Marling dll

Arbitrage merupakan film drama yang bercerita mengenai dunia perbisnisan seorang Robert Miller (Richard Gere). Miller merupakan seorang pimpinan perusahaan berusia 60an tahun yang mempunyai dua sisi kehidupan yang saling bertolak belakang. Satu sisi, Miller merupakan sosok yang dikagumi oleh keluarga, karyawan maupun investornya karena telah berkarya di dunia perbisnisan selama bertahun-tahun dan telah melakukan banyak hal terbaiknya. Di sisi lain, Miller menyembunyikan sebuah transaksi penting dan melakukan upaya fraud dalam penyajian transaksi tersebut pada Laporan Keuangan Perusahaan.

Miller mencoba menginvestasikan dananya di bidang pertambangan di Rusia untuk meningkatkan laba investasi perusahaannya secara diam-diam. Setelah terjadi perubahan perekonomian dunia ke arah negatif, investasi tersebut pun gagal. Hal ini menimbulkan hutang yang cukup besar nilainya.

Miller kemudian berinisiatif untuk menjual aset perusahaan kepada Mayfield, pemimpin Standard Bank & Trust. Dalam jet pribadinya, asisten Miller menyarankan Miller untuk berbicara secara “khusus” dengan auditor terkait dengan transaksi investasi yang gagal tersebut. Hal ini untuk mendukung kelancaran penandatanganan kontrak bisnis dengan Standard Bank minggu ini. Hal ini tentunya mendorong pelemahan independensi maupun integritas auditor dalam penyampaian Laporan audit atas Laporan Keuangan Old Hill.

Brooke, putri Miller yang juga merupakan pengawas keuangan perusahaan mulai mencium ada entri aneh juta pada laporan keuangan perusahaan mereka. Brooke mengambil perannya sebagai ahli keuangan dalam perusahaan dengan melakukan beberapa tindakan pemeriksaan terhadap rincian hutang perusahaannya.

“Kongres akan memperluas persyaratan audit dana swasta” kata Chris Vogler kepada Miller dalam perbincangan mereka di dalam limosin. Begitulah awal perbincangan “khusus” antara Miller dengan salah satu oknum auditor dari Akuntansi Fremaut untuk melakukan kesepakatan kecurangan dalam penyusunan Laporan Audit atas Laporan Keuangan Old Hills. Chris Vogler meyakinkan Miller akan Laporan Audit Laporan Keuangan Old Hills dapat menutupi entri aneh yang telah dirasakan Brooke. Miller sangat membutuhkan Laporan Audit yang baik untuk meyakinkan Standart Bank & Trust agar dapat menandatangani kontrak bisnis secepatnya seiring dengan penagihan hutang yang mendekati batas waktu.

Rasa penasaran membuat Brooke melakukan pemeriksaan terhadap rincian hutang Old Hills. Hasilnya semakin menguatkan dugaannya akan entri aneh pada Laporan Keuangan mereka. Brooke menilai ada ketidakberesan pada neraca perusahaan senilai $400 juta. Brooke menyampaikan hasil pemeriksaan akan entri aneh pada top management perusahaan yaitu Robert Miller yang juga merupakan ayahnya, tetapi Miller melakukan sanggahan yang tidak memuaskan Brooke.

Brooke secara diam-diam melakukan pengecekan data aset perusahaan yang ada pada kantor Ben (tangan kanan Miller) dengan pencatatan yang ada pada Peter. Terlihat jelas selisih yang ada pada Master Income Group (Asset Status) yang dimiliki Ben dengan pencatatan Peter. Ben menyadari Brooke menyusup ke ruangannya akhirnya memergok Brooke, tetapi barang bukti akan pencatatan transaksi telah dipegang oleh Brooke. Perbincangan sengit terjadi diantara mereka. Dari Ben, Brooke juga mengetahui otak dibalik semua pemalsuan data pada Laporan Keuangan Perusahaan ini adalah Robert Miller, pimpinan yang sekaligus ayahnya sendiri.

Miller berkunjung ke kantor Chris Vogler mengkonfirmasi perbincangan mereka melalui telepon beberapa waktu lalu mengenai penyusunan Laporan Audit Old Hills yang sesuai pesanan Miller terhambat. Chris Vogler akhirnya mengakui jika ada kesepakatan lain dengan Mayfield agar menahan Laporan Audit Old Hills terkait dengan harga kontrak akuisisi bisnis antara Miller dan Mayfield. Hal ini menjadi angin segar bagi Miller karena dia tau bahwa penundaan penandatanganan Mayfield selama ini hanya karena usaha penurunan harga jual yang ditawarkan Miller.

Dengan dasar Laporan Audit Chris Vogler yang menyajikan keadaan keuangan Old Hills yang baik, Mayfield dan Miller pun melakukan kesepakatan akuisisi bisnis mereka dengan penawaran harga jual yang diinginkan oleh Miller.

  • Pendapat mengenai kasus Audit di film Arbitrage:

Sistem Pengendalian Internal Old Hills tidak berjalan optimal.

Dapat dilihat dari hilangnya transaksi yang mempunyai nominal cukup besar di dalam Laporan Keuangan Old Hills. Transaksi $400 juta yang hilang tersebut hanya diketahui oleh Miller, asisten Miller dan Ben sebagai pembuat Laporan Keuangan. Brooke sebagai salah satu petinggi perusahaan baru mengetahui ada keganjilan pada entri mereka beberapa waktu setelah audit telah dilaksanakan. Petinggi perusahaan lain dan komite eksekutif sebagai satu kesatuan sistem pengendalian internal perusahaan tidak mengetahui adanya entri aneh dalam Laporan Keuangan mereka. Hal ini menunjukan Sistem Pengendalian Internal perusahaan lemah karena tidak bisa mendeteksi kecurangan yang dilakukan oleh Top Management.

Chris Vogler sebagai Auditor tidak melaksanakan prinsip-prinsip kode etik auditor.

Sebagai praktisi auditor, Chris Vogler tidak mematuhi prinsip dasar etika profesi Auditor seperti Prinsip Integritas, Objektivitas, Kerahasiaan dan Prinsip Perilaku Profesional. Terjadi kesepakatan antar auditor dan auditee dalam merubah isi Laporan Audit Laporan Keuangan Old Hills.

Penyebab terjadi Fraud dalam Penyusunan Laporan Keuangan Old Hills

Kondisi penyebab kecurangan pengaturan aset yang dilakukan oleh Miller adalah Insentif atau tekanan yang dimilikinya untuk menyelamatkan perusahaan. Tekanan akan kepentingan sokongan dana dari Standard Bank & Trust maupun investor lain yang membuat Miller “meningkatkan” prospek keuangan perusahaan. Motif kecurangan ini juga untuk mempertahankan reputasi keuangan Old Hills.

my note is : ini hanya pandangan orang awan akan auditing dan perfilm an. Jadi harap maklum jika banyak kekurangan.

Gambar paling atas ambilnya dari web imdb. Selamat membaca.,🙂

Artikel lainnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s